Home / BERITA / DAERAH / HUKUM

Rabu, 3 Maret 2021 - 22:18 WIB

Polisi tangani kasus pengrusakan oleh massa pasca pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Asmat

jestar. id – Jayapura, Sekelompok massa melakukan pengerusakan di Kantor Bupati Asmat dan Kediaman Bupati Asmat. Pukul 10.00 Wit, Rabu(3/3). Personel TNI-Polri di Ploting pada 3 Titik untuk mengamankan jalannya pelantikan yang bertempat di kantor kominfo, dan sebagian anggota mengamankan kantor KPU dan Bawaslu.

Acara pelantikan Virtual Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Asmat Yang dilaksanakan di Gedung Negara Jayapura telah selesai. Personel yang melaksanakan pengamanan di Kantor Kominfo mendapatkan laporan dari PNS di Kantor Bupati bahwa ada masa pendukung paslon nomor urut 02 yang dipimpin oleh calon Wakil Bupati nomor urut 02 Bonifasius Jakfu yang membuat keributan karena menolak hasil Pemilukada di Kabupaten Asmat.

Kapolres Asmat dan personel menuju ke Kantor Bupati untuk meredahkan keributan dari massa pendukung Paslon nomor urut 02. Personel dan Kapolres tiba di Kantor Bupati dan berusaha menenangkan masa. Namun massa tidak menerima imbauan yang diberikan oleh Kapolres Asmat dan selanjutnya massa melanjutkan Orasi tersebut ke Kantor KPU dan Kantor Bawaslu Kabupaten Asmat dengan di kawal oleh personel Polres Asmat.

Baca juga  8 Rumah di Wamena Hangus Terbakar

Setelah melakukan Orasi di Kantor KPU dan Bawaslu Kabupaten Asmat, massa kemudian kembali ke Kantor Bupati Kabupaten Asmat dan langsung melakukan tindakan anarkis dengan merusak Gedung Aula Ja Asamanam Ap Camar yang berada. anggota yang berada di tempat kejadian langsung mengambil tindakan yang terukur dengan mengeluarkan tembakan peringatan dan memukul mundur massa. Massa yang di pukul mundur oleh Anggota kemudian berlari menuju Kantor KPU Kabupaten Asmat dan kembali melakukan Pengerusakan.

Masyarakat yang sudah berkumpul di Sekretariat Paslon nomor urut 02 yang bertempat di Jalan Bintang laut mendengar bahwa situasi Kantor Bupati Kabupaten Asmat yang sudah di rusak. Massa yang sudah siap dengan alat tajam, Panah, tombak langsung menuju kediaman Bupati Asmat Bapak Elisa Kambu, S.Sos, dan langsung melakukan pengerusakan. Personel yang melakukan pengamanan pada Pos Kediaman Bupati Asmat juga ikut di serang oleh Massa yang dari Sekretariat Paslon nomor urut 02.

Baca juga  Polres Nabire gelar pemeriksaan Narkoba kepada Personel

Selanjutnya massa dari Kompleks Pelabuhan Lama Agats keluar dengan memegang alat tajam dan merusak Ruko-ruko dan kios di sepanjang jalan Yos Sudarso Agats dan melakukan penjarahan.

Pihak kepolisian  setelah menerima laporan, langsung mendatangi TKP, mengamankan pelaku, melakukan penyelidikan dan penyidikan. Kasus tersebut dalam penanganan Polres Asmat.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal SH, mengatakan dalam kejadian tersebut personil gabungan mengamankan sebanyak 11 orang dan saat ini masih dalam pemeriksaan penyidik Reskrim Polres Asmat.

Pasca kejadian, situasi di Kabupaten Asmat relatif kondusif, personil gabungan TNI dan Polri terus melakukan patroli di seputaran Kota Agats untuk menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif.

Dihimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Asmat untuk tetap tenang dan tidak mudah terhasut oleh pihak2 yang tidak bertanggungjawab memanfaatkan situasi untuk mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Asmat.

Reporter : Dt (Biro Papua)

Share :

Baca Juga

BERITA

Terkait Kesawan Square City Walk, Kapolrestabes Dukung Walikota Medan

DAERAH

15 Pelaku Curas, Curat dan Curanmor Diringkus Jajaran Polres Nabire

DAERAH

Satgas Nemangkawi Temukan Penyimpanan Senjata Api KKB Kelompok Gigen Telenggeng

BERITA

Tinjau Vaksinasi Lanjutan 1500 Pelajar di SMA 1 Medan, Kabinda Sumut Harap Sekolah Tatap Muka Segera Dimulai

BERITA

Besok, 20 Kontestan Bertarung di Semifinal Karo Idol II 2021

BERITA

Jabatan Kasat Reskrim, Kasat Narkoba Polrestabes Medan dan 4 Kapolsek Diserahterimakan

DAERAH

Lagi, Satu Tahanan yang Kabur Diamankan

DAERAH

Tinjau Vaksinasi di Kaltim, Kapolri Minta Warga Mau Dirawat di Tempat Isolasi Terpusat